Tingkatkan Pelayanan, Ini Terobosan Dinkes Ternate untuk Warga di Tiga Kecamatan Terluar

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate Fathiyah Suma

Klikdua.Com

TERNATE – Untuk memudahkan warga tiga kecamatan yakni Batang Dua, Hiri dan Moti dalam menerima pelayanan kesehatan di Kota Ternate, maka Pemerintah kota Ternate di tahun ini telah membangun rumah singgah BAHIM, lokasinya berada di Kelurahan Kalumpang Ternate Tengah. Rumah ini nantinya jadi tempat persinggahan pasien yang dirujuk ke Kota Ternate, dengan kriteria yang nantinya diatur.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate Fathiyah Suma mengatakan, untuk mendapat akses layanan kesehatan yang mudah, murah dan ramah merupakan impian bagi seluruh masyarakat.
Dan untuk mewujudkan layanan kesehatan yang menjadi impian masyarakat tersebut, dibutuhkan komitmen yang tinggi dari pemerintah, dan Pemkot Ternate cukup responsif membaca kebutuhan masyarakat.

“ Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyediakan Rumah Singgah Peduli BAHIM (Batang Dua, Moti, Hiri) yang berfungsi melayani masyarakat yang butuh tempat tinggal sementara selama menjalani rujukan atas penyakitnya di Kota Ternate,” katanya, Rabu (27/12/2023).

Dia mengklaim, pembangunan Rumah Singgah ini menjadi bukti jika Pemkot Ternate hadir dalam memberikan pelayanan terdepan pada bidang kesehatan kepada masyarakat yang berasal dari Pulau Batang Dua, Moti dan Hiri.

“ Sehingga mereka yang mendapat rujukan berobat ke Ternate, Rumah Singgah tersebut bisa meringankan beban mereka untuk tidak mencari tempat tinggal selama pengobatan, selain itu, rumah singgah ini juga dapat membantu masyarakat mendapatkan akses lebih mudah dan cepat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas,” ungkapnya.

Dikatakannya, pada tahun 2023 Rumah Singgah Peduli BAHIM menjadikan salah satu program yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota Ternate dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan kesehatan, termasuk dalam rangka menyelenggarakan pelayanan kesehatan rujukan bagi masyarakat secara terpadu, terintegrasi, sinergi dan holistik serta mampu mengurangi beban ganda masyarakat dalam hal pembiayaan kesehatan sehingga mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang bermutu dan berkualitas.

“Program rumah singgah ini kedepan bisa dimanfaatkan juga untuk ibu melahirkan sebagai sarana penunjang bagi ibu melahirkan dengan resiko tinggi atau pasien maupun keluarga pasien dari dalam kota ternate maupun masyarakat yang berasal dari Batang Dua, Hiri dan Moti (BAHIM) yang membutuhkan tempat tinggal sementara,” Jelasnya.

Pihaknya kata dia, pada tahun 2023 ini mengalokasikan anggaran pembangunan rumah singgah BAHIM sebesar Rp 1.860.000.000, dan di tahun 2024 nanti dialokasikan anggaran untuk operasional rumah singgah tersebut.(cim)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *