PDAM Ake Ga Ale Ternate Pungut Uang 13 Juta

PDAM Kota Ternate

Klikdua.Com

Ternate – Oknum PDAM Ake Ga Ale Ternate yang menjabat sebagai Kepala Bagian Distributor, yakni Ali M. Nur diduga memeras kontraktor pekerjaan drainase dari Balai Pelaksana Jalan Nasional Maluku Utara, Kementerian PUPR senilai Rp. 13 juta.

Hal itu diketahui usai kerusakan pipa air akibat penggalian drainase di samping hotel ayu lestari, Bastiong Karance, Ternate Selatan beberapa waktu lalu.

Staff Administrasi, CV Mandala, Iswan selaku  kontraktor belum lama ini menyampaikan pihaknya sudah melakukan pembayaran ganti rugi kerusakan yang dibuktikan dengan kwitansi.

“Kita sudah bayar Rp 13 Juta, awalnya mereka minta Rp. 20 juta tapi minta kurang karena malahan saya pikir pembayaran itu sudah melebihi,” ungkapnya

Ia menyebut, pipa yang diganti juga tidak bocor banyak, yaitu sekitar 13 staf pipa ukuran besar. Dimana kalau dihitung keseluruhan pastinya nilainya bisa dibawah Rp 7 juta.

Apalagi semua bahan itu pihaknya juga bisa membeli menggunakan bahan dari mereka. Tapi karena tidak mau memperpanjang masalah yang itu bersentuhan dengan pelayanan masyarakat maka pihaknya saat itu langsung membayar biaya yang dipatok oleh PDAM.

“Kalau kita mau komplain maka dari Balai Kementerian PUPR juga harus komplain ke PDAM, karena pipa yang masuk disitu masih masuk ruas jalan nasional. Karena konsekuensinya panjang, jadi kami sudahi saja dan ambil jalan tengah sebab ini juga untuk pelayanan masyarakat,” pungkasnya.

Terpisah Kepala Distributor PDAM Ake Ga Ale, Ali M. Nur kepada wartawan di kantornya mengaku bahan-bahan perbaikan pipa untuk ganti rugi itu dibeli dari pihak rekanan PDAM.

“Awalnya pihak kontraktor ingin beli sesuai bahan dari mereka. Tapi kita bilang bahannya itu harus sesuai dengan standar PDAM. Jadi pergantian pipa itu kami ambil dari teman-teman yang punya pipa itu,” ungkapnya.

Namun saat ditanyakan nota rincian biaya untuk pembelian bahan-bahan perbaikan pipa yang rusak itu, Ali mengelak tidak menunjukkannya.Ia lantas menyuruh untuk mencatat bahan apa saja yang diganti kemudian pergi menghitung sendiri harganya di toko bangunan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *