Polres Ternate Ringkus Residivis Kasus Narkoba

KLIKDUA.COM, TERNATE – Seorang pemuda berinisial SM alias Andi (34) diringkus tim Unit 3 Opsnal Satresnarkoba Polres Ternate, Ahad (20/8/2023) sekira pukul 14.30 WIT.

Dari tangan pelaku diamankan barang bukti berupa narkotika jenis ganja kurang lebih 147 gram siap pakai. Selain itu barang bukti berupa 2 tas plastik hitam, 1 Unit Handphone merk Oppo beserta sim cardnya juga ikut diamankan.

Kasat Narkoba Polres Ternate, AKP Bakri Syahruddin mengatakan, penangkapan bermula dari informasi yang diperoleh tim Unit 3 Opsnal Satresnarkoba Polres Ternate.

Dari informasi itu tim Opsnal lalu meringkus SM di sekitar Gelanggang Olahraga Kelurahan Ubo-Ubo saat hendak melakukan transaksi narkoba.

Sempat melarikan diri SM akhirnya dibekuk dan ditemukan barang bukti ratusan saset plastik kecil berisi ganja yang ditaruh  SM di dasbor motor Honda Scopy yang dikendarainya.

Usai dibekuk dan dilakukan pengembangan SM juga mengaku menyimpan 2 linting ganja di lemari kamarnya yang berada Kelurahan Kayu Merah.

“TKP pertama ditemukan barang bukti berupa 141 plastik bening berukuran kecil diduga ganja dengan berat bruto 146 gram, lalu di TKP kedua ditemukan barang bukti berupa 2 buah lintingan kertas rokok yang diduga berisi ganja dengan berat bruto kurang lebih 1,0 gram,” jelas Kasat Narkoba AKP Bakri Syahruddin saat menggelar konferensi pers pengunkapan didampingi Kasi Humas Polres Ternate, IPTU Wahyuddin, Senin (21/8/2023).

Dijelaskan Bakri, pelaku merupakan seorang residivis pernah dihukum 1,6 bulan penjara kasus narkotika jenis sabu yang diungkap oleh tim Opsnal Polsek Ternate Utara di 2020 lalu.

Usai bebas SM yang merupakan tukang ojek ini bukannya kapok  malah masih terlibat dalam pengunaan barang haram tersebut dan kembali diringkus Opsnal Satresnarkoba Polres Ternate.

Peran pelaku kali ini sebagai perantara dengan memberikan kepada  temannya untuk dijual per saset dijual Rp 100 ribu.

“Peran dia (SM) sebagai perantara lalu diserahkan ke temannya dan temannya yang jual dan sementara kita kembangkan,” terang Kasat.

Namun lanjut Bakhri, barang bukti tersebut belum habis dijual SM sudah tertangkap untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya karena juga terbukti positif mengunakan narkotika.

“Atas perbuatannya tersangka ini terancam Pasal 114 Ayat 1 atau Pasal 111 Ayat 1 Undang – Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, ” tegasnya.

Peran keluarga kata Bakri sangatlah penting untuk membimbing anaknya agar terhindar dari bahaya narkotika sangatlah diperlukan untuk generasi dan masa depan yang cerah. (red)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *